RSS

Spesial

19 Jul

Bulan puasa selalu menjadi bulan yang spesial. Disamping obral pahala, jam kerja juga diperpendek, sehingga aku bisa pulang lebih awal untuk berbuka puasa bersama keluarga. Hal ini spesial karena pekerjaan seringkali menyebabkanku pulang setelah maghrib, apalagi kalau harus mengajar kelas malam, bisa sampai jam 10 malam baru sampai rumah. Bidadari kecilku sudah terlelap, meninggalkanku merasa bersalah karena telah pulang begitu larut.

Di Bulan puasa, jam kerja hanya hingga 3 sore, sehingga pukul 4 sore aku dan nafisa sudah bisa berjalan-jalan di pasar kaget di dekat rumah, memborong berbagai penganan untuk berbuka bersama.

Menjelang azan maghrib, semua anggota keluarga sudah lengkap dan kami sudah siap dengan makanan dan minuman masing-masing, memastikan begitu detik pertama azan berkumandang, minuman langsung diteguk. Ahh… segarnya.

Kami berbuka puasa sambil bercengkrama sambil menyaksikan Fisa beraksi. Si kecil ini senang sekali berjoget atau bergaya bila dia tahu kami sedang memperhatikannya. Saya dan suami akan bertukar cerita mengenai hari kami sementara si kecil mengalihkan perhatian kami sehingga dia bisa menjangkau kerupuk (dia tidak dibolehkan makan kerupuk warung kalau sedang batuk) atau menghabiskan makanan di piring kami.

Hampir mirip keadaannya saat kami menghabiskan weekend lalu di rumah orang tua. Orang tua memang tinggal berdua saja karena anak pertama dan keduanya sudah menikah dan tinggal terpisah sementara anak bungsu sedang KKN di luar kota. Nafisa dan sepupunya yang berumur 4 tahun, segera menjadi primadona mbahti dan mbahkungnya.

Saat kami harus kembali ke rumah minggu malam, orang tua terlihat sedih karena akan tinggal berdua lagi, sepi. Tidak tega memang, tapi kami harus bekerja keesokan harinya dan nafisa harus sekolah.

Ramadhan selalu spesial. Bukan hanya karena obral pahalanya, tapi kesempatan berbuka puasa bersama yang jarang bisa didapatkan di bulan lain. Kami akan berebut makanan, fisa ikut-ikutan padahal tidak puasa, lalu menikmati sensasi berbuka puasa dimana hanya orang yang berpuasa yang bisa menikmatinya. Itulah dia. Berbuka puasa bersama tidak ada hanya sekedar makan, tapi lebih daripada itu: kesempatan membahagiakan orang tua, kebersamaan, kedekatan emosi, dan silaturahmi yang kian erat. Oleh karena itu, berbuka puasa bersama akan selalu menjadi momen spesial bagi saya.

eating-dinner-clipart

 

sumber gambar. 

 
1 Comment

Posted by on July 19, 2013 in Uncategorized

 

One response to “Spesial

  1. noeroelfaizah

    July 20, 2013 at 11:28 pm

    sepakat uni…ramadhan emg always be special…🙂
    merasakan hangatny sahur bersama lgkap bersama anggota keluarga…

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: