RSS

I Love You, Will You Marry Me?

16 Oct

“I promise you there will tough time

I promise you there will be a point that you want to get out of this
But I know, if i don’t say it now, I will regret it for the rest of my life
I love you Ike Graham, will you marry me? ”

Di sebuah balkon dengan kerlap kerlip lampu kota di latar belakang, Maggie Carpenter melamar Ike Graham menjadi suaminya. Maggie mencintai Ike makanya dia melamar pria itu. Secuplik adegan dalam film Runaway Bride itu sungguh romantis😳 .

Cinta. Cinta sering menjadi alasan paling kuat untuk terjadinya sebuah pernikahan, seringkali hanya satu-satunya. “I love you, will you marry me?”pernah menjadi kata2 yang mengisi impian saya tentang sang pangeran berkuda putih😛 . Itu saat saya masih bau kuncung, (bukan kencur😛 ).Baginda Nabi Muhammad SAW pun pernah bersabda bahwa tiada yg bisa dilihat paling indah oleh dua orang yg saling mencintai selain indahnya pernikahan.

Cinta. Ya cinta yang mendorong Maggie melamar Ike setelah dia lari meninggalkan empat pengantin laki2nya di altar. Ya, kali ini bukan istilah lagi, melainkan memang ditinggal di altar. Tapi terkadang fantasi disalah artikan sebagai cinta. Seperti kata lirik lagu “kau begitu sempurna, di mataku kau begitu indah, kau buat diriku akan slalu memujamu”

Masihkah dia terlihat sempurna, saat setelah menikah, dia ngorok (perempuan padahal) atau ngeces? Atau kau mendapatinya ngupil atau kentut (panjang dan berirama lagi) di depanmu? Dia yg begitu anggun dan lembut ternyata kalau tidur, kaki dimana tangan dimana, kalau makan berdecap2, remah2 berjatuhan dimana2, serpihan daging sampai ke jidat, porsi kuli lagi.

Masih banyak hal2 bikin ilfeel yg kalo ditulisin disini, tulisan ini jadi jiji’in. Jadi Maggie, Ike Graham yang kau nikahi karena cinta itu punya banyak hal yg bisa bikin ilang cintamu. Kalau kebisaan dan wataknya ga bisa memudarkan cintamu, keluarganya tantangan selanjutnya.

Sotoy mode on, kata Law of Attraction sih, kita bakal tertarik sama orang yang kepribadiannya bertolak belakang sama
kita. Kaya tipe Melankolis sukanya sama Sanguinis yang heboh. Koleris yg keras butuh sang Plegmatis yang menenangkan. Tipe orang itu kan ada yg dari sononya (gen) atau dibentuk dari keluarganya, kebanyakan siy pengaruh
keluarga. Kalau si dia tipenya bertolak belakang sama kita, besar kemungkinan keluarganya bertolak belakang juga dengan keluarga tempat kita dibesarkan. Nah, ini dia yang bisa jadi pemicu konflik. Misalnya kamu dibesarkan dalam keluarga yang semua orang berbicara lembut dan santun, lalu tiba2 dalam keluarga pasanganmu, mertua dan saudara iparmu berkata seperti orang mau marah. Nah, itu bisa bikin makan hati😥 .

Menurut penelitian, cinta hanya bertahan 4 tahun, ga tau deh bener ato ga. Nah, Maggie, kalo kamu menikahi Ike hanya
karena cinta, cintamu itu bisa luntur mendapati tingkah lakunya yg bikin kamu ilfeel, apalagi kalo cintanya fantasi.  Juga menikahi seseorang juga berarti menikahi keluarganya. Kamu harus bisa menerima keluarganya juga. Kalo ga ya,
cinta bisa luntur, apa mau pernikahanmu luntur juga?😥

—–

image: http://www.desicomments.com/love/will-you-marry-me/

I love you, would you marry me? 

“I promise you there will tough time
I promise you there will be a point that you want to get out of this
But I know, if i don’t say it now, I will regret it for the rest of my life
I love you Ike Graham, Would you marry me? ”

Di sebuah balkon dengan kerlap kerlip lampu kota di latar belakang, Maggie Carpenter melamar Ike Graham menjadi

suaminya. Maggie mencintai Ike makanya dia melamar pria itu. Secuplik adegan dalam film Runaway Bride itu sungguh

romantis :blush: .

Cinta. Cinta sering menjadi alasan paling kuat untuk terjadinya sebuah pernikahan, seringkali hanya satu-satunya. “I

love you, would you marry me?”pernah menjadi kata2 yang mengisi impian saya tentang sang pangeran berkuda putih :-p

. Itu saat saya masih bau kuncung, (bukan kencur :-p ).Baginda Nabi Muhammad SAW pun pernah bersabda bahwa tiada yg

bisa dilihat paling indah oleh dua orang yg saling mencintai selain indahnya pernikahan.

Cinta. Ya cinta yang mendorong Maggie melamar Ike setelah dia lari meninggalkan empat pengantin laki2nya di altar.

Ya, kali ini bukan istilah lagi, melainkan memang ditinggal di altar. Tapi terkadang fantasi disalah artikan sebagai

cinta. Seperti kata lirik lagu “kau begitu sempurna, di mataku kau begitu indah, kau buat diriku akan slalu

memujamu”

Masihkah dia terlihat sempurna, saat setelah menikah, dia ngorok (perempuan padahal) atau ngeces? Atau kau

mendapatinya ngupil atau kentut (panjang dan berirama lagi) di depanmu? Dia yg begitu anggun dan lembut ternyata

kalau tidur, kaki dimana tangan dimana, kalau makan berdecap2, remah2 berjatuhan dimana2, serpihan daging sampai ke

jidat, porsi kuli lagi.

Masih banyak hal2 bikin ilfeel yg kalo ditulisin disini, tulisan ini jadi jiji’in. Jadi Maggie, Ike Graham yang kau

nikahi karena cinta itu punya banyak hal yg bisa bikin ilang cintamu. Kalau kebisaan dan wataknya ga bisa memudarkan

cintamu, keluarganya tantangan selanjutnya.

sotoy mode on, Kata law of attraction sih, kita bakal tertarik sama orang yang kepribadiannya bertolak belakang sama

kita. Kaya tipe Melankolis sukanya sama Sanguinis yang heboh. Koleris yg keras butuh sang Plegmatis yang

menenangkan. Tipe orang itu kan ada yg dari sononya (gen) atau dibentuk dari keluarganya, kebanyakan siy pengaruh

keluarga. Kalau si dia tipenya bertolak belakang sama kita, besar kemungkinan keluarganya bertolak belakang juga

dengan keluarga tempat kita dibesarkan. Nah, ini dia yang bisa jadi pemicu konflik. Misalnya kamu dibesarkan dalam

keluarga yang semua orang berbicara lembut dan santun, lalu tiba2 dalam keluarga pasanganmu, mertua dan saudara

iparmu berkata seperti orang mau marah. Nah, itu bisa bikin makan hati.

menurut penelitian, cinta hanya bertahan 4 tahun, ga tau deh bener ato ga. Nah, Maggie, kalo kamu menikahi Ike hanya

karena cinta, cintamu itu bisa luntur mendapati tingkah lakunya yg bikin kamu ilfeel, apalagi kalo cintanya fantasi.

Juga menikahi seseorang juga berarti menikahi keluarganya. Kamu harus bisa menerima keluarganya juga. Kalo ga ya,

cinta bisa luntur, apa mau pernikahanmu luntur juga?

 
4 Comments

Posted by on October 16, 2010 in Pernikahan

 

4 responses to “I Love You, Will You Marry Me?

  1. Tiara

    October 17, 2010 at 5:01 am

    Sesuai anjuran uni Meri agar meninggalkan jejak disini, kayaknya tulisan ini ditujukan buat lajangers ya?
    Secara saya sudah menikah, jadi apakah cinta bisa luntur? jawabnya belom tau, mencintai suami sudah sejak 4,5 tahun lalu dan belum luntur…hehehe

     
  2. anggi

    October 17, 2010 at 2:18 pm

    klo cintanya luntur,di cat lg ajah….hehehehe

     
  3. maulinniam

    November 9, 2010 at 7:03 am

    opposite attracts but not stuck.
    love/relationship is all about compromise

     
  4. ikhma

    November 11, 2010 at 6:26 am

    saya masih bingung dan bertanya tanya kak tentang hal begini (cinta).. huah.
    nice post banget kak.🙂

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: