RSS

3 Hal tentang American

04 May

“Saat saya harus menyebrangi Margonda, akan sangat merindui berada di Amerika”

Apa yg kita tau tentang orang Amerika? Bagaimana gambaran kita tentang warga negera adidaya itu?

Individualis? Pergaulan bebas? Kebebasan berpendapat? Diskriminasi?

Well, sebulan di Ohio, dengan segala keterbatasannya berikut disajikan 3 hal tentang American yg saya tangkap.

Pertama, yes, mereka individualis. Prinsip “mind your own bussiness” mereka pegang erat2 (kaya balon). Mereka tidak mau mengganggu urusan orang lain. Mereka percaya terhadap kebebasan dalam segala hal selama hal itu tidak mengganggu orang lain. Termasuk kebebasan beribadah.

Baker Center adalah salah satu sentral kegiatan mahasiswa, ada cafe, pusat pelayanan teknologi, bioskop, meja biliar dan Foosball (I love this one :D), cek kesehatan, pusat organisasi mahasiswa, ballroom, tempat santai, dan banyak lagi.

Ini adalah lantai 4. Bisa bersantai, ngerjain tugas bahkan tidur disini. Siapapun yg tidur tidak akan diganggu. Siapapun, baik wanita maupun pria.

Bagi mereka yang cenderung soliter akan bahagia hidup disini.

Walaupun individualis, American adalah orang yg ramah dan gentle. Setiap ketemu, akan saling menyapa,
“Hi, how are you?”
“good” or “I am great” while smiling.

Setiap kali keluar masuk pintu buat publik (kaya perpus, gedung kuliah, dining hall dll), mereka akan melihat ke belakang dan menahan pintu untuk orang yg akan lewat. Kecil memang.

Mereka terbiasa mengucapkan maaf bahkan untuk hal-hal kecil. Nyenggol dikit, agak menghalangi jalan, for any unappropriate thing, mereka akan bilang “sorry”.

Ucapan terima kasih juga seakan jadi kalimat wajib.

Dan satu lagi, mereka TERTIB!!!

Saat berjalan kaki ato nyetir mobil pasti selalu di kanan. Ga ada cerita kagok saat papasan sama orang lain, kita mo ke kiri dia ke kanan, dia ke kiri kita ikutan ke kanan, ga jalan2 deh. Disini, saat papasan sama orang lain, setiap orang otomatis akan mengambil sisi kanan (keep right).

Jadi ingat sama Margonda, bahkan terkadang butuh satuan menit untuk menyeberang. Saat lampu merah, dan mobil paling depan telat ngegas beberapa detik, pasti diklaksonin.

Di USA (setidaknya di Ohio), para pejalan kaki adalah raja (dan ratu). Setiap kali para pejalan kaki mau menyeberang, mobil akan berhenti dan membiarkan lewat. Pernah suatu kali, saya dan teman2 secara tidak sadar memblokir jalan, ternyata di belakang ada mobil mo lewat, dia nunggu sampai kami sadar atau ga ngalangin jalan lagi. Di Indonesia, wuidih udah diklaksonin sampe jantungan tuh (plus bonus “dikira jalan nenek moyang lo apa!!”).

Untuk saat ini, sekian dulu laporan dari Athens, Ohio, USA. Maaph baru ngapdet lagi. Insya Allah masih akan dilaporkan lagi untuk para pembaca budiman, untuk bareng2 kita petik pelajarannya.

~Ditulis saat pas tinggal 4 minggu lagi berada disini. Amerika bukan surga, I miss Indonesia but I will miss this place for sure.

 
11 Comments

Posted by on May 4, 2009 in USA

 

11 responses to “3 Hal tentang American

  1. jensen99

    May 4, 2009 at 5:30 am

    Kira-kira kalo sebulannya itu di New York atau LA, kesannya bakal sama gak?😀

     
  2. suharjono

    May 4, 2009 at 6:39 am

    good, if you missed that place, it means that u are happy being there… And I am glad if you’re happy…

    satu hal yang ingin saya tahu tentang orang2 amerika, sana (atau ohio lah paling tidak)… kalau dimirip2in sama sifat suku2 di indonesia kira2 karakter mereka mirip suku apa ya?

    @jensen: Haha… Nggak tau… New York, kota dengan angka kriminalitas tertinggi di dunia…

     
  3. Jay

    May 4, 2009 at 8:04 am

    wah ternyata orang amerika itu menarik ya, individualis tapi sopan,,
    Lalu kak Meri apakah mereka ramah terhadap orang asing atau baru di negara mereka?

    ~tukeran link ya kak🙂

     
  4. topan bayu

    May 4, 2009 at 8:05 am

    membuat iri ingin menjelajah negeri orang.. (apalagi kalo gratis, tambah iri..)
    tapi negeri sendiri pun belum terjelajah semua, pengen juga ke pedalaman kalimantan, irian jaya, ke semua pantai yang ada di kepulauan indonesia.. ck..ck..ck.. banyak maunya nih..

     
  5. affirdaoes3

    May 4, 2009 at 8:55 am

    hmm.. saya ga setuju semua bagian dari cerita ini… hehe…
    misal :
    masalah nyebrang mereka kurang disipilin juga lho..
    di perjalanan ke CTCL mereka suka ngelaggar lampu penyebrangan, blon waktunya nyebrang mereka suka nerobos juga klo lagi ga ada mobil.. Menjadi pembenaran bwat kita2 yg orang Indo..apalagi klo telat ke kelas….

    meri, kamu nemu desain yg lebih bagus lagi, bagus ada keterangan tanggal di tiap tulisannya.. (pengen ngikutin tapi malu, biar saya cari my own style…)

     
  6. luqmansyauqi

    May 5, 2009 at 11:33 pm

    tiba2 nyasar ke blognya senior..
    wah enak ya mbak bisa punya pengalaman buat ke amerika hehe…

     
  7. agungfirmansyah

    May 6, 2009 at 3:34 am

    Mangstab Mer….

     
  8. nur

    May 6, 2009 at 4:41 am

    huhuhuhu ngiri meeeeerrrrrrrrr

     
  9. erain406

    May 6, 2009 at 1:29 pm

    weheeee
    ditunggu lanjutannya😀

     
  10. kamal

    May 7, 2009 at 9:48 am

    waw… postingan yang menarik….

     
  11. toni dermawan

    May 30, 2009 at 8:58 am

    kalau di sini maah pejalan kaki jadi prajurit,,hehehe. motor aja sampe ngerebut trotoar. Eh org amerika sabar2 juga ya? Sampe ga mau klakson atau emang ga ada klakson?:D

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: