RSS

Monthly Archives: July 2011

Keutamaan Seorang Ibu dan Istri dalam Islam

Rasulullah saw bersabda : “ sampaikanlah kepada perempuan-perempuan yang kamu jumpai bahwasanya :

  • Taat kepada suami dengan penuh kesadaran, maka pahalanya seimbang dengan pahala para pembela agama Allah swt, tetapi sedikit sekali dari kamu sekalian yang mau menjalankannya.
  • Sungguh memintakan ampun untuk seorang istri yang berbakti kepada suaminya yaitu : burung di udara, malaikat dilangit, selama ia senantiasa dalam keridhaan suaminya.
  • Siapa saja istri yang meninggal dunia sedang suaminya ridha terhadap kepergiannya, maka ia akan masuk ke surga.
  • Bila seorang suami pulang ke rumah dengan perasaan gelisah dan istrinya menghiburnya, maka istri mendapatkan 10 pahala jihad.
  • Bila seorang wanita mengerjakan dan menjaga shalatnya, berpuasa pada bulan Ramadhan, menjaga amanah suaminya dan mentaati suaminya, Allah swt akan memberikan izin padanya untuk memasuki surga dari pintu mana saja yang dia sukai.
  • Bila seorang wanita tidak dapat tidur pada tengah malam dikarenakan terganggu oleh anaknya, maka Allah swt akan memberikan pahala kebaikan membebaskan 20 orang budak.
  • Bila seorang wanita tidak dapat tidur karena sakit dan menyusui anaknya, maka Allah swt akan mengampuni seluruh dosa-dosanya dan mendapatkan 12 tahun pahala ibadah.
  • Bila seorang wanita mulai menyiapkan makanan dan memasak dengan memulai bismillah, maka Allah swt akan memberikan berkah di dalam nafkah mereka di dalam rumah tersebut.
  • Bila seorang wanita menyapu rumahnya sambil berdzikir, maka Allah swt akan memberikan pahala menyapu Ka`bah, yang mana melakukan 1 kebaikan di Masjidil Haram ganjarannya adalah 10.000 kebaikan.
  • Bila seorang anak menangis pada malam hari dan ibunya tidak marah tapi malah membujuknya dengan kasih sayang, maka ia akan mendapatkan pahala 1 tahun ibadah.
  • Allah swt akan memberikan pahala 1000 ibadah haji dan umrah dan 1000 malaikat akan memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat karena ia telah melahirkan anaknya dengan sabar dan ikhlash.
  • Wanita yang menyusui anaknya, maka setiap tetesan air susu tersebut akan mendapatkan 1 pahala dan apabila cukup 2 tahun menyusui, maka malaikat-malaikat di langit akan mengabarkan berita bahwa surga wajib baginya.
  • Wanita yang menjaga anaknya yang sakit di waktu malam hari pahalanya seperti membebaskan 20 orang hamba sahaya dan akan mendapat 12 tahun pahala ibadah bila dia menghibur anaknya.
  • Wanita yang mencuci pakaian suami dan anak-anaknya akan mendapat 1000 kebaikan dan akan diampuni kesalahannya, bahkan segala sesuatu yang disinari matahari meminta ampun baginya serta Allah swt mengangkat 1000 derjat baginya.
  • Wanita yang paling besar berkahnya bagi suaminya ialah wanita yang ringan nafkahnya. (H.R Ahmad)
  • Bila seorang wanita hamil, shalatnya 2 rakaat adalah lebih baik daripada 80 rakaat shalatnya wanita yang tidak hamil.
  •  Bila seorang wanita hamil sampai melahirkan, maka Allah swt akan memberikan padanya pahala bagaikan ia selalu berpuasa pada siang hari dan shalat sepanjang malam selama masa ia hamil itu.
  • Bila seorang wanita hamil ia akan mendapatkan pahala 70 tahun shalat nafil 70 tahun puasa
  • Bila seorang wanita ketika hendak melahirkan, untuk setiap 1 sakit yang dideritanya akan mendapatkan pahala para mujahid.
  • Bila seorang wanita maninggal diantara 40 hari setelah melahirkan ia akan mendapat pahala mati syahid.
  • Bila seorang suami pulang ke rumahnya kemudian bersalaman dengan istri yang menyambutnya, maka dosa-dosa mereka berdua akan berguguran sebelum kedua tangan itu berpisah.”

Referensi

 

 
6 Comments

Posted by on July 21, 2011 in Ilmu, Islam

 

Cacar Api

Nafisa kena cacar api. Jadi ceritanya, setiap kali abis mandiin ada bercak merah waktu itu ngira itu luka biasa, tapi lama2 koq ga sembuh2 dan makin gede, trus suatu pagi, abis mandiin liat di sekelilingnya ada luka lain yang lebih kecil. Langsung nanya ke papa, papa ngenalin kayanya itu cacar. Nelepon RS, katanya dokter anak ga ada, adanya besok jam 9.

Besoknya grasa grusu ke RS, fisa dapet giliran pertama, mungkin karena hari kerja kali ye, jadi sepi. Waktu diperiksa DSA, ternyata emang bener cacar, tapi cacar api. Loh? apa tuh cacar api? baru denger. Jadi cacar api itu disebabkan oleh kuman dan bercak merahnya kaya kesundut rokok, mungkin dari itu dia dapet nama cacar api. Trus sangat mudah menular. Dikasih obat 4: antibiotik 2 berupa puyer yang rasanya manis sama oral drops, cairan buat dilarutin dalam air mandi, dan salep. Berikut penampakan bercak merahnya.

2 hari kemudian, alhamdulillah udah pada kering bercak2 merahnya. Selama sakit cacar api ini, Nafisa ga panas, ga tambah rewel ataupun mogok makan. Biasa aja. Masih tetap lincah dan ceria seperti biasa.

Pernah suatu hari, ditinggal bentar, Fisa udah naik tangga! 3 anak tangga lagi. Kaget setengah mati, jantung udah mo copot. Nafisa udah ga bisa ditinggal sendirian lagi. Merangkaknya cepet banget, dan rasa ingin taunya besar. Dalam sekejap merangkak ke sumber bahaya kaya colokan, tangga, ke luar rumah, tong sampah, dll. trus hobo banget ngacak2 magnet kulkas. Ummi biarin aja kalo lagi asyik nyopot2in magnet dari kulkas itu, bisa ditinggal kerja, apalagi lagi ga ada ART.

Udah ah, segitu dulu. Mo beres2 lagi, Abi udah berangkat dari Bangladesh tadi malam, transit di Singapura tadi pagi-sore, dan insya Allah nyampe Jakarta malam ini, mo kita jemput di Pasar Minggu. Lama banget perginya kali ini, udah kaya bang Toyyib :-P

 

 
1 Comment

Posted by on July 16, 2011 in Uncategorized

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.